Tm 6 - pengantar manajemen - kampus milenial itbi medan

Nama : Rika aulia 
Kelas : pagi 
Jurusan : sistem informasi 

SOAL:
1. Jelaskan konsep-konsep motivasi dasar/teori awal tentang motivasi ? 
Jawaban : 
Apakah Motivasi ?
Proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan usaha untuk mencapai suatu tujuan.
Intensitas = seberapa giat usahanya.
Arah = tujuasn yang menguntungkan (perusahaan)
Ketekunan = Berapa lama dapat mempertahankan usahanya.

1) Teori Awal tentang Motivasi
Masih digunakan karena :
• Merupakan dasar dari teori masa kini.
• Masih digunakannya teori ini untuk menjelaskan motivasi karyawannya.

A. Teori Hirarki Kebutuhan (Maslow)
1. Fisiologis (lapar,haus, terlindung, sexual dan fisik lain).
2. Keamanan (fisik dan emosional)
3. Sosial (kasih saying ,kepemilikan & persahabatan)
4. Penghargaan (hormat diri,otonomi ,pencapaian dan
Status, pengakuan ,perhatian).
5. Aktualisasi diri (Dorongan untuk jadi apa yg ia mampu)

Kebutuhan tingkat bawah (1 dan 2) terpenuhi dari eksternal.
Kebutuhan tingkat atas (3,4 dan 5) terpenuhi dari internal.

Teori Maslow mengatakan bahwa tingkat selanjutnya hanya terjadi jika tingkat sebelumnya terpenuhi.

Teori maslow banyak dipakai tapi tidak terbukti secara empiris waktu diteliti.

Teori ERG (Clayton Alderfer) meneruskan Maslow.
3 Kelompok kebutuhan :
1. Kehidupan (Fisiologis dan Keamanan)
2. Hubungan (Kebutuhan social dan Status) dan
3. Pertumbuhan. (Penghargaan dan Status)

Beda dengan Maslow ada 2 hal yaitu :
2) Dapat beroperasi lebih dari satu kebutuhan.
3) Jika satu kebutuhan tertahan maka kebutuhan dibawahnya akan meningkat.

Teori ERG tidak terbukti secara empiris waktu diteliti.

A. Teori X dan Y (Mc Gregor)
X : Negatif (Tdk suka kerja, malas, tdk suka tanggung jawab,terpaksa dan keamanan factor tertinggi dan ambisi kecil)
Y: Positif (Suka kerja, kreatif di semua tingkat, bertanggung jawab ,mengendalikan diri dan emosi untuk mencapai tujuan)
Mc gregor menganggap teori Y lebih cocok, tapi tak ada bukti empiris.
B. Teori Dua Faktor (Herzberg)
Menghubungkan factor intrinsik (intern) dan ekstrinsik (ekstern)

Intern – Kepuasan
Ekstern – Ketidak puasan

Faktor penyebab kepuasan bukan lawan ketidak puasan.
Faktor hygiene : Kebijakan, administrasi perusahaan dan gaji yg bila memadai akan menenteramkan dan sebaliknya.

Teori Herzberg di kritik dalam hal :
1. Prosedur Metodologinya terbatas
2. Keandalan teori diragukan.
3. Ukuran kepuasan tdk menyeluruh untuk semua kondisi kerja.
4. Teori tak konsisten terhadap penelitian sebelumnya.
5. Asumsi hubungan antar kepuasan dan produktifitas tak ada di metodologi.

4) Teori Kontemporer Tentang Motivasi

A. Teori Kebutuhan Mc Clelland
Ada 3 Kebutuhan :
1. Kebutuhan pencapaian (Prestasi)
2. Kebutuhan kekuasaan
3. Kebutuhan hubungan (Afiliasi).

B. Teori Evaluasi Kognitif
Ganjaran ekstrinsik (ekstern) yang diberikan pada suatu kegiatan yang secara intrinsic memberikan kepuasan akan mengurangi motivasi keseluruhan atau menurunkan minat intrinsic..

C. Teori Penetapan Tujuan (Gene Broadwater)
Tujuan yang khusus dan sulit ,dengan umpan balik menghantar kepada kinerja yang lebih tinggi (Tujuan lebih kuantitatif dan bukan kualitatif). Teori ini berkaitan dengan budaya. Tujuan yang spesifik merupakan kekuatan motivasi.
Program-program MBO (Management By Objective) mempraktekkan teori penetapan tujuan adalah Prgram dimana ditetapkan tujuan khusus secara partisipatif untuk satu periode tertentu yg eksplisit dengan umpan balik tentang kemajuan pencapaiannya.

D. Teori Efektifitas diri (Kognitif social).
Adanya keyakinan individu bahwa dia mampu mengerjakan tugas.
Albert Bandura memperlihatkan 4 cara meningkatkan efektifitas diri :
1. Penguasaan yang tetap (pengalaman).
2. Contoh dari yang lain.
3. Bujukan verbal (motivasi dari yang terpercaya).
4. Munculnya penilai di saat yang tepat.

E. Teori Penguatan (Lawan dari teori Penetapan tujuan).
Perilaku merupakan fungsi dari konsekuensi-konsekuensinya. Perilaku disebabkan lingkungan. Keadaan internal seseorang diabaikan. Penguatan yang terjadi mempengaruhi perilaku seseorang.

F. Teori Keadilan
Orang akan membandingkan keluaran dan masukkan darinya dibandingkan dengan orang lain dan berespons untuk menghapuskan ketidak adilan yang terjadi.
Ada 4 pembanding :
1. Dalam diri sendiri
2. Dalam diri orang lain
3. Diluar diri sendir
4. Diluar diri orang lain.

G. Teori Harapan (Victor Vroom)
Teori ini yang paling banyak dapat diterima luas
Kinerja atau motivasi seseorang didorong oleh harapannya bahwa jika dia melakukan upaya yang lebih tinggi dia yakin akan menghantar ke penilaian yang lebih tinggi dan akhirnya ganjaran yang lebih juga.
Fokusnya pada 3 Upaya :
1. Hubungan Upaya dan Kinerja.
2. Hubungan Kinerja dan Ganjaran.
3. Hubungan Ganjaran dan tujuan Pribadi.
Karyawan banyak yang tidak yakin akan hubungan diatas, tetapi mereka merasa ke 3 itulah yang seharusnya terjadi.

2. Jelaskan yang dimaksud dengan teori ERG ?
Jawaban : 
Tidak seperti teori Maslow, teori ERG menyatakan bahwa bila tingkat kebutuhan yang peringkatnya lebih tinggi itu terhalang, hasrat seseorang untuk meningkatkan 
kepuasan ke tingkat yang lebih rendah akan lebih menggebu.

3. Jelaskan teori kebutuhan menurut McClelland ?
Jawaban : 
Teori kebutuhan McClelland tersebut menyatakan bahwa pencapaian, kekuasaan/kekuatan dan hubungan merupakan tiga kebutuhan penting yang dapat membantu menjelaskan motivasi seseorang.Dorongan ini mengarahkan individu untuk berjuang lebih keras untuk memperoleh pencapaian pribadi ketimbang memperoleh penghargaan.

4. Carilah yang refernsi tambahan tentang teori hanyut dan motivasi intrinsik ?
Jawaban : 
Teori Hanyut adalah keadaan dalam konsentrasi absolut yang dimana motivasinya tidak berkaitan dengan sasaran akhir sehingga termotivasi secara intrinsik.   
Motivasi intrinsik (internal) adalah motivasi di mana perilaku seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu demi dirinya sendiri. Keinginan ini dimulai dari perasaan akan pencapaian, kepuasan, tekanan, tenggat waktu, dan lain-lain.
Seorang karyawan yang memiliki motivasi intrinsik biasanya akan menghasilkan kualitas kerja yang tinggi, penyelesaian tugas tepat waktu, memenuhi tantangan dan mendapatkan kesempurnaan dalam tugas. Hal ini dapat terjadi karena adanya dorongan dari dalam diri karyawan tersebut untuk mengukur batas kemampuannya atau bahkan untuk mencapai suatu target yang ia tetapkan untuk dirinya sendiri.
Adapun cara untuk meningkatkan motivasi intrinsik pada karyawan adalah:
  • Membuat sebuah tantangan personal yang ditujukan untuk meningkatkan potensi diri atau skill
  • Gali rasa penasaran karyawan dengan sebuah topik pembahasan yang baru dan menarik
  • Melakukan kegiatan pelatihan seperti LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang dapat meningkatkan aktualisasi diri karyawan
  • Bangun fondasi kerja sama tim yang solid, yang dapat menumbuhkan rasa nyaman bagi karyawan.

5. Carilah contoh-contoh dari teori kesetaraan ! dan jelaskan !
Jawaban : 
Kesetaraan prosedural; ya itu kesetaraan yang dapat dipahami berdasarkan sebuah proses yang digunakan untuk menetapkan sebuah distribusi imbalan. Yang dimana para karyawan menerima berbagai aspek yang berkaitan dengan kesetaraan prosedural ketika mereka mengalami kesempatan kesempatan untuk mempengaruhi sebuah keputusan untuk mengungkapkan suara-suara atau untuk memiliki informasi yang akurat yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan. Dapat kita ambil kesimpulan ataupun contoh yaitu siapa yang menerima promosi maka beberapa kenaikan gaji yang akan diberikan dan bagaimana pembayaran bonus akan dialokasikan.

Kesetaraan distributif; yaitu kesetaraan yang dapat kita pahami berdasarkan sebuah jumlah dan alokasi imbalan kepada individu. Yang di mana para karyawan dapat mempertimbangkan sebuah keputusan kesetaraan distributif ketika menerima sebuah penghargaan finansial atau misalnya gaji atau bonus yang diterima dari rencana pembagian keuntungan yang di mana dalam pertukaran pekerjaan yang mereka lakukan yang pada gilirannya mempengaruhi sebuah sikap mereka terhadap perusahaan. Dapat kita ambil contoh seorang karyawan yang sudah bekerja selama 30 tahun maka ia pantas menerima kenaikan gaji serta jabatan atau pangkat.

Komentar